Selasa, 11 Agustus 2009

just for you

Mengapa kau pergi tinggalkan diriku saat hatiku mulai rapuh karenamu. Di waktu aku menangis karenamu. Aku tak tau apa yang ada dalam pikiranmu. Akupun juga tak mengerti apa maksudmu seperti ini. Apakah kau ingin menguji kepastian cintaku? ataukah kau ingin membunuh rasaku yang terlanjur dalam ini? Jika aku tercipta dari kepingan logam yang kekal berada di sisimu. Namun Tuhan ciptakanku dari sesuatu yang mudah untuk rapuh dan lapuk. Bila kau telah bosan akan kehadiranku, mengapa kau tak berkata padaku? apakah sakit yang dulu pernah kuberikan padamu kini ingin kau kembalikan padaku? Aku tak sanggup terima semua ini. Tangan kecilku tak mampu meraih kebahagiaan yang telah kau janjikan waktu itu. Ingin rasanya kujumpai dirimu dan kutatap mata indahmu. Namun tak sedikitpun waktumu kau sisihkan untukku. Ingin aku berlari jauh meninggalkan semua cerita kita. Tapi hati kecilku selalu berkata tidak. Lalu apa yang bisa kulakukan saat diriku telah rapuh.............. hancur.................. musnah...............

Selasa, 28 Juli 2009

diary

Juli yang cerah. Secerah harapanku bulan itu. Pagi-pagi sekali telah aku siapkan segalanya. Hari ini aku bersama sisterku akan pergi ke esema yang selama ini aku impikan. Aku akan mendaftarkan diriku menjadi new student di SMAN 2. Sungguh tak sedikitpun aku ingin memalingkan mataku saat pertama kumasuki gerbang esema itu. Namun kaki ini tak sabar untuk segera menempuh loket pendaftaran. Dengan penuh rasa PeDe aku menghampiri panitia pendaftaran. "Maaf mbak, fotocopy legalisir ijazahnya mana?" suara panitia memotong senyumku. "My God, aku gak bawa. Aku lupa. Ini smua gara gara aku terlalu semangat tadi.duh gimana nih???" kataku dalam hati. "Maaf bu gag ada........." jawabku pelan. "ya sudah besok saja sampean datang lagi. Jangan sampe lupa ya." jawab beliau lembut. Dengan kecewa aku kembali pulang.
Esoknya dengan wajah cerah dan berseri aku melintasi panjangnya jalan yang penuh debu. Ku intip tas kusamku yang penuh dengan kertas persyaratan pendaftaran. Sampailah aku pada gerbang pendaftaran. Kulngkahkan kaki pad loket pendaftaran. Senyum manis panitia pendaftaran serta merta sejukkan wajahku.
Sayap merpati terkibas dalam teriknya siang. Kubuka mataku dan kulihat setiap nama yang terpampang di depanku. Senyum yang telah lama kusiapkan terpaksa kusimpan rapat rapat. Sebab kulihat di sana nama indahku berada di urutan ke 220 dari 600 pendaftar. Padahal sekolah hanya butuh 212 siswa. Kecewa berbaur dalam sedihku. Terpaksa kuambil semua berkasku pendaftaranku. Perasaan malu tertancap di dalam sanubari jiwaku saat 'jepret'an kamera wartawan menangkap wajahku.
Segera aku masuk pada gerbang SMA 1 dan kudaftarkan diriku di sana. Kecewa sich sebenarnya. But mo gimana lagi?Hingga hari terakhir namaku masih stay di urutan agak atas. Bangga dech aku.
Namun tak kusangka dan tak kukira tepat pukul 11.45 kulihat pengumuman terakhir. And apa yang terjadi????aku ada di cadangan. Yach kali ini air mata tak bisa aku tahan lagi. Ingin rasanya aku teriak. Tapi sadarlah aku di sini banyak orang. Akhirnya papaku memutuskan agar aku daftar di SMAN 1 Wates. Tapi aku tak yakin aku bisa nempuh jarak 20 km dalam waktu kurang dari 15 menit. Cos jam 12 pendaftaran akan ditutup. Sambil menyusuri panjangnya jalan raya dengan sangat ngebut, bibirku terus berkomat kamit memanggil nama Tuhan.
Dengan kuasa Tuhan aku sampai di SMAN 1 Wates tepat pukul 12. Kulangkahkan kakiku secepat mungkin menuju loket pendaftaran. Alhamdulillah. Puji Tuhan dengan segala kekuasaannya. Aku berhasil. Aku diterima di SMAN 1 Wates. Thanks my God...........

Selasa, 23 Juni 2009

Dia dan Cintanya

oleh: D. Lutfihtaningrum
AKU TERLAHIR DARI KEMAYAAN
AKU HIDUP DIANTARA KEGERSANGAN

HELAIAN DAN KEPINGAN KEMURAMAN TERCIPTA UNTUK KAWAN KEHIDUPAN

BEGINILAH AKU HIDUP DIANTARA DUA PILIHAN TUMBUH BERSAMA TETESAN AIR MATA
REBAH DIATAS KESURAMAN

AKU CINTAIMU LEBIH DARI ITU

TAPI MENGAPA KAU TAK PERNAH TAU
KAUPUN JUGA TAK MAU TAU
SEAKAN KAU HANYALAH BATU

MASIH ADAKAH KAU HATI
DIMANA LETAK NURANIMU
SAMPAI KAPAN KU HARUS BEGINI
APAKAH INI NAMANYA TAKDIR

TUHAN..........
INGIN KURASAKAN BELAIAN KASIH SAYANG
AKU INGIN HEMBUSAN CINTANYA
TAPI MENGAPA DIA TAK PERNAH PEDULI
MENGAPA CINTANYA CUMA UNTUK YANG LAIN

CINTA DENGARKAN AKU
HIDUPKU TERASA SEPI TANPAMU
KU INGIN KAU HADIR UNTUK KU