Mengapa kau pergi tinggalkan diriku saat hatiku mulai rapuh karenamu. Di waktu aku menangis karenamu. Aku tak tau apa yang ada dalam pikiranmu. Akupun juga tak mengerti apa maksudmu seperti ini. Apakah kau ingin menguji kepastian cintaku? ataukah kau ingin membunuh rasaku yang terlanjur dalam ini? Jika aku tercipta dari kepingan logam yang kekal berada di sisimu. Namun Tuhan ciptakanku dari sesuatu yang mudah untuk rapuh dan lapuk. Bila kau telah bosan akan kehadiranku, mengapa kau tak berkata padaku? apakah sakit yang dulu pernah kuberikan padamu kini ingin kau kembalikan padaku? Aku tak sanggup terima semua ini. Tangan kecilku tak mampu meraih kebahagiaan yang telah kau janjikan waktu itu. Ingin rasanya kujumpai dirimu dan kutatap mata indahmu. Namun tak sedikitpun waktumu kau sisihkan untukku. Ingin aku berlari jauh meninggalkan semua cerita kita. Tapi hati kecilku selalu berkata tidak. Lalu apa yang bisa kulakukan saat diriku telah rapuh.............. hancur.................. musnah...............